Ada aku dipandang hadap, tiada aku dipandang belakang

Arti peribahasa "Ada aku dipandang hadap, tiada aku dipandang belakang" menurut Peribahasa Indonesia.
Kasih sayang hanya pada waktu bertemu saja, setelah berjauhan lalu dilupakan.

Demikianlah apa yang dimaksud dengan Ada aku dipandang hadap, tiada aku dipandang belakang. Bermanfaat? Bagikan halaman ini!